Bagaimana Kualitas Penduduk Indonesia?

Bagaimana kualitas penduduk Indonesia? Secara spontan kita pasti akan mengatakan bahwa kualitas penduduk Indonesia masih tergolong rendah. Kualitas penduduk dicerminkan dari tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, dan tingkat kesehatan.

a.   Tingkat Pendapatan

Pendapatan penduduk Indonesia walaupun mengalami peningkatan tetapi masih tergolong rendah dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain. Perhatikan tabel berikut ini.

Pendapatan Per Kapita Beberapa Negara Tahun 2010
No. Negara Pendapatan Per Kapita (US $)
1. Amerika Serikat 47.140
2. Australia 43.740
3. Jepang 42.150
4. Malaysia 7.900
5. Singapura 40.920
6. Indonesia 2.580
7. Thailand 4.210
8. Filipina 2.050
9. Inggris 38.540
10. Korea Selatan 19.890

Dengan pendapatan per kapita yang masih rendah berakibat penduduk tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya, sehingga sulit mencapai kesejahteraan. Rendahnya pendapatan per kapita penduduk di Indonesia terutama disebabkan oleh :

  1. Pendapatan nasional yang masih rendah. Hal ini disebabkan sumber daya alam yang dimiliki belum sepenuhnya dikelola dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat.
  2. Jumlah penduduk yang besar dan pertumbuhan penduduk yang tinggi tiap tahunnya.
  3. Masih rendahnya penguasaan teknologi oleh penduduk sehingga pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam kurang optimal.

b.   Tingkat Pendidikan

Pemerintah Indonesia telah berusaha keras untuk meningkatkan mutu pendidikan penduduk melalui berbagai program pemerintah di bidang pendidikan, seperti program beasiswa, adanya bantuan operasional sekolah (BOS), program wajib belajar, dan sebagainya. Walaupun demikian, karena banyaknya hambatan yang dialami, maka hingga saat ini tingkat pendidikan bangsa Indonesia masih tergolong rendah.

Beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan penduduk Indonesia sebagai berikut :

  1. Rendahnya pendapatan per kapita penduduk, menyebabkan orang tua tidak mampu membiayai anaknya sekolah, sehingga banyak anak yang putus sekolah atau berhenti sekolah sebelum tamat.
  2. Ketidakseimbangan antara jumlah murid dengan sarana pendidikan yang ada seperti kelas, guru, dan buku-buku pelajaran. Hal ini menyebabkan tidak semua anak usia sekolah tertampung belajar di sekolah, terutama di daerah pelosok dan terpencil yang sulit dijangkau program pemerintah.
  3. Masih kurangnya kesadaran penduduk terhadap pentingnya pendidikan, sehingga anak tidak disekolahkan tetapi justru diarahkan untuk bekerja membantu memenuhi ekonomi keluarga.

c.   Tingkat Kesehatan

Tingkat kesehatan penduduk merupakan salah satu faktor yang menunjang keberhasilan pembangunan. Tingkat kesehatan suatu negara dapat dilihat dari besarnya angka kematian bayi dan usia harapan hidup penduduknya.

Hal ini terlihat dari tingginya angka kematian bayi dan angka harapan hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara maju. Rendahnya kualitas kesehatan penduduk umumnya disebabkan oleh :

  1. Lingkungan yang tidak sehat.
  2. Gejala kekurangan gizi yang sering dialami penduduk.
  3. Penyakit menular yang sering terjangkit.
  4. Masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.
About these ads

About Administrator W.L
Seorang yang selalu ingin belajar hal-hal baru dan menarik.

3 Responses to Bagaimana Kualitas Penduduk Indonesia?

  1. tesa says:

    hai, bisa bntu post-kan artikel ttg “faktor2 apa aja yg menyebabkan rendahnya kualitas kesehatan penduduk di indonesia?” tdi saya udah liat bberapa info yg diatas tpi nampaknya kurang lengkap. hehehe… :)

  2. Aum mueddz says:

    Saya mau tanya permasalahan pendidikan penduduk erat kaitannya dengan masalah apa ?

  3. Wandy says:

    permasalahan pendidikan di Indonesia erat kaitannya dengan masalah ekonomi. Di Indonesia, belum ada pendidikan gratis 100%. Mungkin di beberapa pelosok, pemerintah sudah menyediakan program sekolah gratis, hanya saja tidak 100% gratis, misalnya hanya uang sekolah yang digratiskan, akan tetapi buku-buku, seragam sekolah, sepatu, dan alat-alat tulis masih ditanggung oleh orang tua siswa yang bersangkutan. Belum lagi untuk mereka yang berasal dari kalangan ekonomi ke bawah (miskin), sangat sulit mendapatkan pendidikan yang layak. Kebanyakan dari mereka mendapatkan pendidikan di pesantren-pesantren yang kumuh, sekolah-sekolah terpencil dan seadanya dengan fasilitas seadanya bahkan cenderung minim, serta kurangnya tenaga pendidik yang bermutu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 26 other followers

%d bloggers like this: