Teknologi Masa Depan

Seperti apa teknologi masa depan? Tidak ada yang tahu! Tapi kita bisa memprediksinya dari sekarang. Benda-benda yang mengandung unsur teknologi masa depan yang biasanya hanya ditemukan difilm-film science fiction mungkin tidak lama lagi akan beredar dan berkeliaran disekitar kita. Berikut adalah lima benda masa depan tersebut :

1. Invisible Car. Adalah mercedes yang baru-baru ini “show-off” kendaraan invisible nya di youtube. Mereka mengatakan, produk nya tidak akan dikomersilkan setidaknya sampai dengan tahun 2014.

Invisible Car

Seperti apa penampilan invisible car? Simak videonya :


2. Space Elevator. Adalah negara jagoan robot dunia, jepang, yang sedang giat-giat nya mengembangkan sebuah elevator ruang angkasa. Mereka mengembangkan elevator dengan kabin berkapasitas 30 orang, yang akan membawa manusia dari bumi menuju stasiun luar angkasa dalam waktu delapan hari.

Space Elevator

Seperti apa teknologi Space Elevator? Simak videonya :

3. Driverless Car. Adalah google si raja search engine yang mengantongi lisensi/paten mobil tanpa pengemudi. Teknologi-teknologi pendukung mobil tanpa pengemudi sudah ada seperti GPS, line departure warning systems dan self-parking feature. Tinggal menunggu waktu saja untuk mewujudkan driverless car tersebut.

Driverless Car

4. Flying Car. Ketika membicarakan masa depan, pasti akan selalu ada tentang mobil yang bisa terbang. Dan ternyata dalam waktu dekat memang hal tersebut akan benar-benar terjadi. Adalah perusahaan yang bernama “terrafugia” yang akan memamerkan mobil terbang mereka pada “New York Autoshow 2012

Flying Car

5. Mind Reading. Adalah IBM, raksasa komputer dunia, yang menjanjikan dalam lima tahun ke depan mereka akan memiliki komputer yang mampu berinteraksi dengan manusia melalui pikiran. Manusia akan memakai headset yang dapat membaca gelombang pikiran dari otak yang kemudian mengirimkannya pada komputer.

Mind Reading

Advertisements

Ciri Khusus Makhluk Hidup

Setiap makhluk hidup telah dibekali kemampuan beradaptasi oleh Tuhan. Kemampuan beradaptasi itu berguna untuk mempertahankan hidupnya. Cara beradaptasi setiap makhluk hidup berbeda-beda. Ada yang beradaptasi secara morfologis,  siologis, dan tingkah laku. Nah, ciri khusus makhluk hidup berhubungan erat dengan cara adaptasi mereka. Bagaimanakah hubungan antara ciri khusus dan cara adaptasi suatu makhluk hidup? Mari kita temukan jawabannya pada uraian berikut.

A. Ciri Khusus pada Hewan

Setiap hewan memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan hewan lain. Ciri khusus ini berhubungan dengan kemampuannya untuk bertahan hidup. Dengan ciri khusus yang dimilikinya, hewan dapat tetap bertahan hidup. Sebelum mempelajari ciri khusus pada hewan, kerjakan dulu kegiatan pada rubrik Jelajah berikut.

1. Cecak

Cecak sering kita lihat di dinding dan langit-langit rumah. Cecak sangat jarang berada di lantai. Cecak bergerak dengan cara merayap. Saat merayap di dinding, cecak tidak terjatuh. Mengapa demikian? Coba bandingkan dengan hewan lainnya. Dapatkah ayam atau itik merayap di dinding? Tentu tidak, bukan?

Ternyata, cecak memiliki perekat pada setiap ujung jari kakinya. Dengan perekat inilah kaki cecak dapat menempel di dinding. Bagaimana bila kakinya tidak bisa diangkat dari dinding karena perekat tersebut? Hal ini tidak akan terjadi. Cecak dapat mengatur banyaknya perekat yang dikeluarkan. Dengan demikian, cecak dapat tetap bergerak merayap tanpa terjatuh. Cecak dapat mendaki pohon, dinding, atau atap bangunan dengan mudah. Selain itu, cecak mempunyai kemampuan autotomi. Cecak dapat memutuskan ekornya secara tiba-tiba. Cecak melakukan autotomi saat ditangkap mangsa. Dengan begitu, cecak dapat melarikan diri. Ekor cecak yang putus dapat tumbuh kembali.

Image:Cicak di dinding.jpg

2. Bebek

Bebek termasuk salah satu jenis unggas. Ia hidup serta mencari makan di daratan dan perairan. Bebek menggunakan kakinya untuk berjalan. Coba bandingkan kaki bebek dengan kaki ayam. Tentu berbeda, bukan? Pada kaki bebek, setiap jarinya dihubungkan dengan selaput. Dengan kaki berselaput, bebek dapat berenang. Selain bebek, kaki berselaput juga dimiliki angsa. Sementara, ayam tidak memiliki jari berselaput. Ayam hidup dan mencari makan di darat saja.

Image:bebek kaki berselaput.jpg

3. Kelelawar

Kelelawar keluar dan mencari makan pada malam hari. Sebaliknya, pada siang hari, kelelawar hanya berdiam di sarangnya. Oleh karena itu, kelelawar dijuluki hewan malam. Bagaimana kelelawar bisa menemukan makanan di kegelapan malam? Apakah kelelawar tidak tersesat atau menabrak benda-benda yang dilaluinya? Bukankah malam hari gelap gulita? Dalam keadaan gelap, kelelawar tidak pernah menabrak benda yang dilaluinya. Kelelawar juga tidak kesulitan menemukan makanan. Hal ini dikarenakan kelelawar memiliki keistimewaan. Kelelawar memiliki indra pembau dan pendengar yang tajam. Dengan penggabungan keduanya, kelelawar dapat menemukan makanan. Kelelawar dapat menentukan arah terbang dan menghindari tabrakan.

Image:suara ultrasonic.jpg

B. Ciri Khusus pada Tumbuhan

Tumbuhan memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan tumbuhan lain. Ciri-ciri ini berhubungan dengan kemampuannya menyesuaikan diri terhadap lingkungan. Dengan penyesuaian diri, tumbuhan bisa bertahan hidup. Beberapa tumbuhan yang memiliki ciri khusus adalah sebagai berikut.

1. Mawar

Tanaman mawar memiliki bunga yang indah. Namun, berhati-hatilah bila ingin memetiknya. Sebab, kalian bisa terkena duri-durinya yang tajam. Duri pada batang adalah ciri khusus yang dimiliki tanaman mawar. Duri tersebut berfungsi melindungi diri dari musuh. Musuh yang mendekat akan terkena duri tajam mawar.

Image:mawarr.jpg

2. Kaktus

Kaktus berasal dari daerah tandus dan bercurah hujan rendah. Kaktus memiliki bentuk beraneka macam. Ada yang berbulu seperti sikat atau batang berbintikbintik besar. Ada juga yang berbentuk batang silinder. Tumbuhan kaktus dapat hidup dalam pelbagai kondisi. Pada kondisi tandus, daun kaktus akan mengecil atau sama sekali tidak berdaun. Selain itu, batang kaktus juga menebal dan berlapis lilin. Batang tersebut berfungsi sebagai tempat penyimpanan air.

Image:kaktuss.jpg

3. Kantong Semar

Kantong semar termasuk tanaman yang unik. Tanaman ini memiliki kantong di bagian ujung daun. Kantong tersebut sebenarnya adalah ujung daun yang berubah bentuk. Fungsinya untuk menangkap hewan, terutama serangga. Saat serangga masuk ke kantong, kantong segera menutup. Kantong semar kemudian mengeluarkan enzim untuk membunuh serangga. Nah, serangga inilah yang dijadikan makanan kantong semar. Kantong semar hanya mengandalkan kantongnya untuk mendapatkan makanan. Kantong semar tidak memerlukan pupuk.

Image:semarr.jpg

Ciri khusus yg dimiliki hewan dan tumbuhan merupakan bentuk asdaptasi. Pada awal bab ini kalian telah mengetahui bahwa adaptasi dibedakan menjadi tiga. Pengertian masing-masing adaptasi dijelaskan di bawah ini. 1. Adaptasi morfologi merupakan penyesuaian bentuk tubuh makhluk hi dup terhadap lingkungannya. Adaptasi morfologi dapat dilihat dengan jelas. Contohnya, kaki berselaput pada bebek dan antena pada semut. 2. Adaptasi fisiologi merupakan penyesuaian fungsi alat-alat tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Salah satunya berupa enzim yang dihasil kan oleh suatu organisme. Contohnya, bunga raflesia mengeluarkan en zim untuk menarik serangga. Sementara itu, kantong semar mengeluarkan enzim untuk membunuh serangga. 3. Adaptasi tingkah laku merupakan penyesuaian berupa perubahan tingkah laku. Contohnya, cecak memutuskan ekornya saat ditangkap musuh. Contoh lain, putri malu mengatupkan daunnya bila disentuh.

Bahayanya Bahan Pemanis pada Kesehatan

Pemanis adalah zat yang ditambahkan ke dalam makanan dan minuman yang berfungsi untuk memberi rasa manis pada makanan. Hampir semua makanan dan minuman mempunyai rasa manis. Sebagai contoh kue, roti, permen, sirup, dan minuman ringan. Rasa manis memang memberi kenikmatan tersendiri.

Pemanis alami biasa digunakan sehari-hari adalah gula tebu (gula pasir) dan gula merah. Gula tebu tergolong karbohidrat dan mempunyai nilai kalori yang tinggi. Gula dicerna di dalam tubuh, untuk kemudian diubah menjadi kalori (energi). Kalori yang berlebihan akan disimpan di dalam tubuh sebagai lemak. Kelebihan kalori dalam tubuh dapat menyebabkan obesitas (kelebihan berat badan).

Beberapa produk minuman bersoda menggunakan gula sebagai pemanisnya.

 

Di negara-negara maju, obesitas telah menjadi masalah besar. Obesitas dapat dihindari dengan mengkonsumsi makanan yang nilai kalorinya rendah. Salah satu cara untuk mengurangi tingginya nilai kalori pada makanan dilakukan dengan mengganti gula dengan pemanis sintetis (buatan).

Pada umumnya, pemanis sintetis mempunyai nilai kalori yang rendah atau tidak mengandung kalori sama sekali. Pemanis sintetis digunakan dalam permen, es krim, minuman ringan, saus, dan sebagainya. Pemanis sintetis juga digunakan dalam diet penderita diabetes. Beberapa contoh pemanis sintetis antara lain : sakarin, siklamat, aspartam, asesulfam, sorbitol, dan gliserol. Tingkat kemanisan relatif dari berbagai bahan pemanis dapat ditunjukkan pada tabel di bawah ini.

 

Tingkat Kemanisan Relatif dari Berbagai Bahan Pemanis
Nama Zat Kemanisan Relatif*
Sukrosa (gula tebu) 100
Laktosa (gula susu) 16
Glukosa (gula darah) 74
Fruktosa (gula buah) 7.900
Siklamat 3.000
Sakarin 50.000
Aspartam 18.000
Asesulfam K 20.000
P-4000 400.000

 

P-4000 adalah zat paling manis yang pernah dibuat, tetapi tidak digunakan sebagai pemanis karena mempunyai efek toksin (racun). Di Amerika Serikat, siklamat telah dilarang sejak 1970. Larangan tersebut diberlakukan karena siklamat menyebabkan kanker pada binatang percobaan. Walaupun penelitian lebih lanjut gagal menunjukkan hubungan siklamat dengan kanker, larangan tersebut tidak pernah dicabut. Pada tahun 1977, juga ditemukan bahwa sakarin ternyata dapat menimbulkan kanker pada binatang percobaan. Akan tetapi, sakarin tidak dilarang penggunaannya, karena pada masa itu, sakarin merupakan satu-satunya pemanis sintetis yang tersedia. Pada tahun 1981, ditemukan aspartam, suatu pemanis sintetis dan asesulfam telah menggeser penggunaan sakarin. Asesulfam tahan terhadap suhu tinggi, sedangkan aspartam tidak. Aspartam sekitar 180 kali lebih manis dari gula tebu, tetapi nilai kalorinya hanya 1/160 dari gula tebu. Aspartam digunakan sebagai pemanis dalam permen dan berbagai jenis makanan olahan, tetapi tidak digunakan dalam minuman ringan. Aspartam kehilangan rasa manisnya jika disimpan dalam jangka waktu yang lama.

Kerusakan Terumbu Karang

Kita akan menemukan suatu dunia lain yang penuh dengan warna dan bentuk hanya dengan menyelam beberapa meter di bawah permukaan laut. Dunia lain itu adalah terumbu karang yang indah. Terumbu karang merupakan rumah bagi ribuan jenis binatang dan tumbuhan laut yang memiliki nilai ekosistem dan estetika tinggi. Di balik keindahannya, terumbu karang merupakan ekosistem laut yang sangat rapuh dan sedang terancam kelangsungan hidupnya. Dengan tingkat kerusakan yang berlangsung sekarang ini, diperkirakan kurang lebih 70% terumbu karang Indonesia akan musnah dalam abad ini.

Sejumlah penelitian dan pemantauan selama beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa kondisi terumbu karang Indonesia sudah sangat memprihatinkan. Luas terumbu karang Indonesia diperkirakan mencapai ± 60.000 km2. Terumbu karang dengan kondisi baik hanya 5,56% dari luas seluruhnya. Berarti, banyak terumbu karang yang telah rusak. Kerusakan ini disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut:

1.   Keserakahan Manusia
Praktik eksploitasi sumber daya laut yang tidak bertanggung jawab, seperti penggunaan bahan peledak dan racun kimia untuk mendapatkan ikan, telah merusak terumbu karang.

2.   Ketidaktahuan dan Ketidakpedulian
Polusi kimia dan sedimentasi akibat dari pembuangan limbah industri ke sungai/laut, penambangan pasir laut yang tidak ramah lingkungan, serta penambangan batu karang menjadikan terumbu karang rusak.

3.   Faktor Alami
Pemanasan global, El Nino, letusan gunung api, dan tsunami juga turut mempercepat kerusakan terumbu karang yang memang sangat rentan terhadap perubahan lingkungan.

Bagaimana Pembentukan Terumbu Karang ?

Dalam ekosistem terumbu karang terdapat karang yang keras dan lunak. Karang batu adalah karang keras yang mengandung zat kapur dan dihasilkan oleh binatang karang. Binatang karang berukuran kecil yang disebut polip, membentuk koloni karang yang rapat melalui proses yang sangat lama, koloni ini sebenarnya terdiri atas ribuan individu polip. Karang batu ini menjadi pembentuk utama ekosistem terumbu karang. Walaupun terlihat sangat kuat dan kokoh, karang sebebarnya sangat rapuh, mudah hancur, dan sangat rentan terhadap perubahan lingkungan.

El Nino dan La Nina

El Nino dan La Nina merupakan fenomena yang menandai terjadinya perubahan iklim yang selanjutnya mengakibatkan perubahan musim.

El Nino berawal dari memanasnya suhu air permukaan laut di pantai barat Peru-Ekuador, yang biasanya dingin karena upwelling. Pada waktu yang bersamaan, di Indonesia bertiup angin muson barat yang banyak membawa uap air. Namun, sebagian angin berbelok menuju tekanan rendah di pantai barat Peru-Ekuador. Akibatnya, angin yang menuju Indonesia hanya membawa uap air sehingga musim kemarau di Indonesia bertambah panjang.

El Nino tidak hanya membawa dampak bagi Indonesia, juga menyebabkan kekeringan luar biasa di berbagai benua, seperti di Afrika, terutama di Etiopia dan negara-negara di wilayah Asia Timur lainnya. Sebaliknya fenomena ini akan menyebabkan banjir besar dan turunnya produksi ikan tangkap karena melemahnya upwelling di Amerika Selatan. La Nina merupakan kebalikan dari El Nino. Fenomena ini berawal ketika El Nino mulai melemah dan air laut yang panas di pantai Peru-Ekuador kembali bergerak ke arah darat dan suhu kembali seperti semula. Upwelling muncul kembali, serta kondisi cuaca normal kembali. Namun, perjalanan air laut yang panas tadi ke arah barat akhirnya sampai ke wilayah Indonesia. Di Indonesia, air laut ini akan mengubah tekanannya menjadi rendah, akibatnya angin di sekitar Pasifik Selatan dan Samudra Hindia akan bergerak menuju Indonesia. Tiupan angin ini mengandung banyak uap air sehingga mendatangkan hujan lebat. Pada waktu-waktu tersebut Indonesia harus waspada akan bahaya banjir.

Mengapa Musim Bisa Berubah ?

Pernahkah kita bertanya, “Mengapa musim berubah?” Fenomena alam seperti ini tidak ubahnya seperti pergantian siang dan malam. Ya, karena fenomena-fenomena tersebut berkaitan dengan posisi Bumi terhadap matahari. Selain faktor tersebut, terjadinya musim di Indonesia juga dipengaruhi oleh letak geografis Indonesia. Indonesia diapit oleh dua samudra dan dua benua. Kedua faktor tersebut, yaitu posisi Bumi terhadap matahari dan letak geografis Indonesia, memberikan dampak bertiupnya angin muson di Indonesia. Lalu, apa hubungannya angin muson dengan terjadinya perubahan musim di Indonesia? Mari kita bahas secara bertahap.

Bagaimana angin muson barat terjadi? Perbedaan tekanan udara antara Benua Asia dan Benua Australia mengakibatkan adanya pergerakan udara. Angin muson barat bergerak dari Benua Asia ke Benua Australia. Angin ini bersifat basah atau lembab. Dengan sifat angin yang banyak membawa uap air tersebut bisa menyebabkan terjadinya hujan. Nah, pada saat itulah musim hujan terjadi di Indonesia.

Ke arah manakah angin tersebut berembus? Ya, angin tersebut berembus dari Benua Australia menuju Benua Asia. Angin muson timur bersifat kering, miskin uap air, dan panas, karena tidak melalui samudra tetapi melewati gurun yang luas di Australia. Apa yang terjadi ketika angin ini melewati wilayah Indonesia? Pada saat itulah di Indonesia terjadi musim kemarau.

Dua angin muson terjadi di Indonesia secara bergantian setiap setengah tahun (6 bulan). Karena pergantian itulah, terjadi juga perubahan musim di Indonesia. Jika kamu telah mengetahui bagaimana terjadinya dua musim di Indonesia, tentunya kamu pun bisa memperkirakan kapan terjadinya kedua musim tersebut. Kapan waktunya? Musim kemarau di Indonesia terjadi antara bulan Mei – Oktober, sedangkan musim hujan terjadi antara bulan November –  April.

Bagaimana Kualitas Penduduk Indonesia?

Bagaimana kualitas penduduk Indonesia? Secara spontan kita pasti akan mengatakan bahwa kualitas penduduk Indonesia masih tergolong rendah. Kualitas penduduk dicerminkan dari tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, dan tingkat kesehatan.

a.   Tingkat Pendapatan

Pendapatan penduduk Indonesia walaupun mengalami peningkatan tetapi masih tergolong rendah dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain. Perhatikan tabel berikut ini.

Pendapatan Per Kapita Beberapa Negara Tahun 2010
No. Negara Pendapatan Per Kapita (US $)
1. Amerika Serikat 47.140
2. Australia 43.740
3. Jepang 42.150
4. Malaysia 7.900
5. Singapura 40.920
6. Indonesia 2.580
7. Thailand 4.210
8. Filipina 2.050
9. Inggris 38.540
10. Korea Selatan 19.890

Dengan pendapatan per kapita yang masih rendah berakibat penduduk tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya, sehingga sulit mencapai kesejahteraan. Rendahnya pendapatan per kapita penduduk di Indonesia terutama disebabkan oleh :

  1. Pendapatan nasional yang masih rendah. Hal ini disebabkan sumber daya alam yang dimiliki belum sepenuhnya dikelola dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat.
  2. Jumlah penduduk yang besar dan pertumbuhan penduduk yang tinggi tiap tahunnya.
  3. Masih rendahnya penguasaan teknologi oleh penduduk sehingga pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam kurang optimal.

b.   Tingkat Pendidikan

Pemerintah Indonesia telah berusaha keras untuk meningkatkan mutu pendidikan penduduk melalui berbagai program pemerintah di bidang pendidikan, seperti program beasiswa, adanya bantuan operasional sekolah (BOS), program wajib belajar, dan sebagainya. Walaupun demikian, karena banyaknya hambatan yang dialami, maka hingga saat ini tingkat pendidikan bangsa Indonesia masih tergolong rendah.

Beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan penduduk Indonesia sebagai berikut :

  1. Rendahnya pendapatan per kapita penduduk, menyebabkan orang tua tidak mampu membiayai anaknya sekolah, sehingga banyak anak yang putus sekolah atau berhenti sekolah sebelum tamat.
  2. Ketidakseimbangan antara jumlah murid dengan sarana pendidikan yang ada seperti kelas, guru, dan buku-buku pelajaran. Hal ini menyebabkan tidak semua anak usia sekolah tertampung belajar di sekolah, terutama di daerah pelosok dan terpencil yang sulit dijangkau program pemerintah.
  3. Masih kurangnya kesadaran penduduk terhadap pentingnya pendidikan, sehingga anak tidak disekolahkan tetapi justru diarahkan untuk bekerja membantu memenuhi ekonomi keluarga.

c.   Tingkat Kesehatan

Tingkat kesehatan penduduk merupakan salah satu faktor yang menunjang keberhasilan pembangunan. Tingkat kesehatan suatu negara dapat dilihat dari besarnya angka kematian bayi dan usia harapan hidup penduduknya.

Hal ini terlihat dari tingginya angka kematian bayi dan angka harapan hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara maju. Rendahnya kualitas kesehatan penduduk umumnya disebabkan oleh :

  1. Lingkungan yang tidak sehat.
  2. Gejala kekurangan gizi yang sering dialami penduduk.
  3. Penyakit menular yang sering terjangkit.
  4. Masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.