Tips Pemasaran dengan Konsumen Anak Muda

Mengamati perkembangan trend pasar anak muda, memang seakan-akan tak pernah ada habisnya. Bahkan bila kita amati secara teliti, hampir setiap bulan ada saja trend baru yang digandrungi para anak muda atau ABG di Indonesia. Entah itu perubahan gaya fashion, aneka menu makanan dan minuman, jenis perawatan dan kecantikan, produk hiburan, serta beberapa jenis produk lain yang sangat lekat dengan kehidupan sehari-hari para anak muda.

Kondisi ini tentunya cukup potensial bila dibidik para pengusaha sebagai target pasar yang cukup menguntungkan. Namun, selain memberikan keuntungan besar bagi para pelaku usaha, perubahan trend pasar anak muda yang cenderung cepat berubah ini memberikan tantangan besar bagi para pelaku usaha untuk menghadapi persaingan pasar yang semakin hari kian beragam.

Karenanya, untuk menghadapi ketatnya persaingan di bisnis yang membidik konsumen anak muda sebagai pasar potensialnya. Berikut ini kami informasikan beberapa tips pemasaran membidik konsumen anak muda yang bisa Anda praktekan dalam menjalankan sebuah usaha.

  • Lakukan survey pasar dengan melibatkan anak muda secara langsung

Untuk mengetahui minat dan kebutuhan anak muda zaman sekarang, tentunya Anda harus terjun langsung ke lapangan dan melakukan survey pasar untuk mendapatkan data pendukung yang benar-benar akurat. Dalam survey tersebut Anda bisa melibatkan para responden yang berasal dari kalangan anak muda, misalnya saja dari yang berusia 14 tahun (ABG) sampai remaja yang menginjak usia 24 tahun. Lakukan wawancara secara langsung untuk mendapatkan data akurat dari lapangan, adakan kegiatan promosi yang mengikutsertakan konsumen secara langsung, dan amati kebiasaan mereka untuk mengetahui kegemaran yang mereka senangi.
 

  • Buatlah produk yang limited edition

Sebagian besar pengusaha distro berhasil meraih sukses, karena mereka menciptakan produk-produk limited edition untuk memberikan pelayanan spesial kepada para konsumennya. Melalui desain produk yang terbatas, secara tidak langsung produsen ingin memberikan nilai tambah pada produk tersebut, sehingga kualitas produk yang Anda tawarkan tidak sama dengan produk-produk lainnya yang ada di pasaran. Hal inilah yang menjadikan produk-produk distro diminati konsumen anak muda, karena desain yang ditawarkan terlihat lebih eksklusif dan menghadirkan kreativitas yang cukup tinggi.
 

  • Update terus produk Anda untuk menghindari kebosanan konsumen

Selain menghadirkan produk unggulan dengan desain limited edition, tentunya Anda juga dituntut  untuk selalu update dalam memenuhi selera konsumen. Gaya hidup anak muda yang cenderung serba dinamis, menjadikan mereka cepat bosan dengan sebuah produk yang biasa (monoton). Sehingga tidak heran bila mereka lebih senang mencoba produk-produk baru yang menawarkan keunikan dan keunggulan lebih menarik. Kebiasaan seperti ini sering kita lihat ketika kalangan anak muda sedang memilih produk fashion, memilih program hiburan, maupun mencicipi produk kuliner unik yang memancing rasa penasaran mereka.
 

  • Rangkul komunitas tertentu untuk membangun loyalitas konsumen

Meskipun segmen pasar anak muda tergolong masih sangat labil dan cepat bosan dengan sebuah produk, namun tidak menutup kemungkinan Andapun bisa menjaringnya sebagai konsumen setia Anda. Yang terpenting adalah rangkul komunitasnya agar mereka tidak segan-segan ikut mempromosikan bisnis Anda kepada masyarakat luas. Cobalah dengan mensponsori kegiatan komunitas yang mereka jalankan, dan jadikan mereka sebagai partner bisnis Anda agar loyalitas mereka mulai terbangun dengan sendirinya.
 

  • Manfaatkan brand ambassador yang digemari kalangan anak muda

Terakhir, Anda bisa memanfaatkan beberapa tokoh yang cukup populer ataupublic figure yang sedang digandrungi anak muda zaman sekarang, sebagaibrand ambassador dari produk yang Anda tawarkan. Strategi ini cukuplah efektif, sebab tidak hanya bisa meningkatkan nilai tambah produk Anda namun juga bisa memancing rasa penasaran para konsumen.

Dengan memahami kebiasaan dan kegemaran para remaja, kedepannya diharapkan pemasaran bisnis Anda bisa berkembang lebih maksimal dan omset penjualan yang didapatkan bisa meningkat pesat setiap bulannya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

Sistem Pencernaan Mamalia

Salah satu contoh mamalia adalah hewan memamah biak, misalnya kambing. Saluran pencernaan mamalia terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Perbedaan antara sistem pencernaan hewan memamah biak dengan manusia terutama pada susunan dan fungsi gigi serta lambung.

Hewan memamah biak memiliki gigi seri dan gigi geraham. Gigi seri berfungsi untuk menjepit makanan. Hewan memamah biak memiliki lambung besar yang berfungsi untuk menyimpan makanan sementara. Lambung tersebut terbagi menjadi empat, yaitu perut besar (rumen), perut jala (retikulum), perut kitab (omasum), dan perut masam (abomasum).

Sistem Pencernaan Mamalia

Pada proses pencernaan, makanan dari mulut akan masuk ke kerongkongan. Dari kerongkongan, makanan masuk ke perut besar dan perut jala. Di dalam perut besar dan perut jala, makanan dicampur sehingga terjadi proses fermentasi selulosa oleh adanya enzim selulase. Enzim selulase dihasilkan oleh bakteri dan jenis protozoa tertentu yang terdapat di dalam lambung hewan tersebut. Makanan yang belum dikunyah dengan sempurna atau masih kasar akan dimuntahkan kembali ke dalam mulut untuk dikunyah kedua kalinya. Selanjutnya makanan masuk melalui perut besar, perut jalan dan seterusnya masuk ke perut kitab. Di dalam perut kitab, makanan dicerna secara mekanik. Selanjutnya, makanan masuk ke perut masam. Di dalam perut masam dihasilkan asam dan enzim pencernaan. Pencernaan di perut masam menghasilkan bentuk makanan seperti bubur yang disebut kim. Kim selanjutnya masuk ke usus halus. Di usus halus terjadi penyerapan zat-zat makanan. Sisa-sisa makanan menuju usus besar untuk dikeluarkan melalui anus sebagai feses.

Sistem Pencernaan Burung

Salah satu contoh burung adalah burung merpati (Columba livia). Saluran pencernaan terdiri dari paruh, rongga mulut, kerongkongan, tembolok, lambung kelenjar, lambung pengunyah, usus halus, usus besar, dan kloaka.

Di dalam rongga mulut burung tidak terdapat gigi sehingga makanan tidak dikunyah dan langsung masuk menuju kerongkongan. Tembolok merupakan pelebaran ujung bawah kerongkongan. Tembolok berbentuk kantung. Tembolok berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan sementara. Lambung kelenjar memiliki dinding otot yang tipis dan mengandung banyak kelenjar pencernaan. Kelenjar pencernaan ini menghasilkan enzim-enzim pencernaan untuk mencerna makanan secara kimiawi. Lambung pengunyah (lambung otot atau empedal) sering pula disebut ampela. Kontraksi otot lambung pengunyah ini mencerna makanan secara mekanik. Di dalam lambung pengunyah burung pemakan biji-bijian, sering terdapat batu-batu kecil atau pasir. Batu-batu kecil atau pasir ini sengaja ditelan untuk membantu proses pencernaan.

 

Sistem Pencernaan Burung

Dari lambung, makanan hasil pencernaan menuju usus halus. Di dalam usus halus terjadi pencernaan secara kimiawi oleh enzim-enzim pencernaan yang dihasilkan oleh pankreas, dan empedu yang dihasilkan oleh hati. Sari-sari makanan hasil pencernaan diserap oleh pembuluh-pembuluh darah di usus halus. Selanjutnya, sari-sari makanan diedarkan ke seluruh tubuh oleh darah. Sisa-sisa makanan yang tidak diserap akan masuk ke usus besar menjadi feses (kotoran). Feses akan menuju rektum dan dikeluarkan melalui kloaka. Kloaka merupakan muara tiga saluran, yaitu saluran pencernaan, saluran urin, dan saluran kelamin (saluran perkembangbiakan).

Sistem Pencernaan Reptil

Salah satu contoh reptil adalah buaya. Saluran pencernaan terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus, dan kloaka. Kelenjar pencernaan terdiri dari hati dan pankreas. Hati menghasilkan empedu.

Di dalam mulut buaya terdapat lidah, gigi, dan kelenjar ludah. Kelenjar ludah menghasilkan lendir yang berfungsi untuk mempermudah menelan makanan.

Sistem Pencernaan Reptil

Pada proses pencernaan, makanan dari mulut menuju kerongkongan dan selanjutnya ke lambung. Dari lambung, makanan menuju usus. Di usus, bermuara dua saluran kelenjar pencernaan, yaitu hati dan pankreas. Di usus terjadi pencernaan kimiawi oleh enzim-enzim pencernaan dan terjadi proses penyerapan sari-sari makanan. Sisa-sisa makanan yang tidak diserap akan dikeluarkan melalui kloaka.

Sistem Pencernaan Amfibi

Salah satu contoh amfibi adalah katak. Saluran pencernaan katak terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus, dan kloaka. Kelenjar pencernaan terdiri dari hati dan pankreas. Hati menghasilkan empedu.

Di dalam rongga mulut katak terdapat gigi dan lidah. Katak memiliki lidah yang ujungnya bercabang dua dan berpangkal di rahang bawah. Lidah katak dapat dijulurkan ke luar untuk menangkap mangsa, yaitu serangga. Di dalam rongga mulut juga terdapat kelenjar ludah yang menghasilkan ludah. Ludah berfungsi untuk mempermudah menelan makanan.

Sistem Pencernaan Amfibi

Pada proses pencernaan, makanan dari rongga mulut masuk ke kerongkongan kemudian ke lambung. Di dalam lambung makanan dicerna. Selanjutnya, makanan menuju ke usus halus dan mengalami pencernaan kimiawi dengan bantuan enzim pencernaan yang berasal dari hati dan pankreas. Di usus halus, sari-sari makanan diserap. Sisa-sisa makanan yang tidak diserap akan dikeluarkan melalui kloaka.

Sistem Pencernaan Ikan

Salah satu contoh ikan adalah ikan mas (Cyprinus carpio). Saluran pencernaan ikan mas yang terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus, dan anus. Kelenjar pencernaan terdiri dari hati dan pankreas. Perhatikan gambar berikut.

Sistem Pencernaan Ikan

Di dalam rongga mulut ikan terdapat gigi-gigi dan lidah. Ikan mas tidak memiliki kelenjar ludah, tetapi memiliki kelenjar lendir yang berguna untuk membantu menelan makanan.

Pada proses pencernaan, makanan dari rongga mulut masuk ke kerongkongan dan selanjutnya ke lambung. Dari lambung, makanan masuk ke usus. Di usus bermuara cairan empedu yang membantu proses pencernaan. Di usus halus, sari-sari makanan diserap dan selanjutnya diedarkan oleh darah ke seluruh bagian tubuh. Sisa-sisa makanan yang tidak diserap dikeluarkan melalui anus.

Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan dapat mengalami gangguan karena kelainan alat pencernaan, infeksi kuman, atau pengaruh dari makanan-makanan tertentu. Beberapa kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan antara lain sebagai berikut :

1.   Diare

Diare merupakan keadaan buang air besar yang terjadi terlalu sering dengan feses yang banyak mengandung air. Diare menyebabkan tubuh kehilangan banyak air. Diare yang berlangsung lama menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi akan mengakibatkan tubuh terasa lemas karena banyak kehilangan air dan garam mineral.

Penyebab penyakit diare yang terpenting adalah peradangan usus (misalnya kolera dan disentri), kekurangan gizi (misalnya kelaparan dan kekurangan zat putih telur), keracunan makanan, atau tidak tahan terhadap makanan tertentu.

Diare dapat ditularkan melalui feses yang mengandung kuman penyebab diare. Feses tersebut dikeluarkan oleh penderita diare yang buang air besar di sembaran tempat. Feses akan mencemari lingkungan, misalnya tanah, sungai, atau air sumur. Orang sehat yang menggunakan air tercemar tersebut dapat tertular diare.

Penyakit diare diberi minum garam oralit. Fungsinya, untuk mencegah terjadinya kekurangan cairan tubuh akibat diare. Jika tidak ada oralit, diberi larutan garam-gula. Caranya, satu gelas air the (masak) ditambah dua sendok teh gula pasir dan seujung sendok teh garam dapur. Diaduk rata, dan diberikan kepada penderita sebanyak mungkin. Bila diare tidak berhenti dalam satu hari, segera bawa penderita ke dokter.

Pencegahan diare dapat dilakukan dengan cara berikut :

  • Buang air besar di WC, jangan di sembaran tempat.
  • Cuci tangan sebelum makan dan sesudah buang air besar.
  • Minum air dan makan makanan yang sudah dimasak.
  • Pada bayi, diberi ASI.

2.    Sembelit

Sembelit terjadi bila buang air besar lambat. Hal ini terjadi karena usus besar menyerap air secara berlebihan sehingga feses menjadi kering dan keras.

Beberapa faktor penyebab sembelit adalah :

  • Kurang minum
  • Kurang makanan berserat
  • Tidak membiasakan diri buang air besar setiap hari
  • Kurangnya aktivitas fisik
  • Kehamilan
  • Dalam kondisi sakit
  • Stress

Untuk membantu meringankan penderita sembelit, banyak minum air putih dan makan makanan yang banyak mengandung serat.

Jika penderita dibawa ke dokter maka dokter akan memberikan obat mineral oil atau docusate sodium. Obat-obat ini berfungsi untuk melunakkan kotoran, sehingga pembuangan feses melalui anus lebih mudah.

Beberapa tips berikut akan mencegah sembelit, yaitu :

  • Makan dengan jadwal teratur. Pilih makanan yang banyak mengandung serat, misalnya buah-buahan yang banyak mengandung serat, misalnya buah-buahan segar dan sayuran.
  • Hindari makan makanan berlemak tinggi dan terlalu manis.
  • Banyak minum air putih. Untuk laki-laki, rata-rata 2,9 liter per hari (12 gelas). Sedangkan untuk wanita 2,2 liter per hari (9 gelas).
  • Rajin berolahrga.
  • Biasakan buang air besar setiap hari.
  • Jangan menggunakan obat pencahar (pelancar buang air besar) secara berlebihan.

3.    Tukak Lambung (Maag)

Tukak lambung adalah luka pada lapisan lambung atau usus dua belas jari, yang dikenal dengan sakit maag. Gejala umum penyakit maag adalah pegal-pegal di punggung selama beberapa hari atau beberapa minggu. Gejala ini terjadi 2-3 jam setelah makan atau terjadi tengah malam ketika perut kosong. Gejala-gejala lainnya yaitu berat badan berkurang, kurang nafsu makan, kembung, mual, dan muntah-muntah.

Semula, sakit maag dianggap sebagai akibat terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas. Sampai akhirnya, di tahun 1982, Dr. Barry Marshall (seorang dokter gastroenterolog dari Australia) menemukan bakteri Helicobacter pylori) sebagai salah satu penyebab penyakit maag. Namun, penyakit maag juga bisa disebabkan penggunaan obat-obatan non-steroidal antiinflammatory agents, misalnya aspirin.

Gejala-gejala penyakit tukak lambung yang ringan dapat diobati dengan antasid. Namun, jika penyakit maag ini disebabkan oleh bakteri H. pylori, pengobatan dilakukan dengan pemberian antibiotik (misalnya tetracyclin dan amoxilin).

Penyebaran penyakit tukak lambung akibat infeksi bakteri H. pylori masih sulit diduga. Saat ini para peneliti sedang berupaya menemukan vaksin untuk mencegah infeksi ini.

4.    Radang Usus Buntu (Appendicitis)

Radang usus buntu merupakan akibat yang timbul dari infeksi yang terjadi pada usus buntu. Gejala penyakit ini adalah sakit perut. Sakit perut yang dirasakan biasanya di perut bagian bawah sebelah kanan. Perhatikan gambar berikut.

Lokasi rasa sakit yang dirasakan penderita radang usus buntu.

Radang usus buntu terjadi jika lubang yang menghubungkan usus buntu dengan usus besar tersumbat. Penyumbatan dapat terjadi karena lendir yang  menebal atau masuknya benda keras. Lendir atau benda keras ini lama kelamaan akan mengeras dan menyumbat lubang usus buntu. Selanjutnya bakteri yang secara alami berada dalam usus buntu menginfeksi dinding usus buntu. Infeksi inilah yang menyebabkan usus buntu meradang dan menimbulkan rasa sakit.

Radang usus buntu dapat diatasi dengan operasi. Operasi dilakukan untuk memotong usus buntu dan menutup lubang bekas pemotongan usus buntu.

5.    Radang pada Dinding Lambung (Gastritis)

Radang dinding lambung merupakan peradangan yang terjadi pada membran mukus yang melapisi lambung. Gejala radang dinding lambung misalnya kesulitan bernapas, feses hitam bercampur darah, sakit kepala, dan rasa tidak nyaman di perut bagian atas. Radang dinding lambung dapat disebabkan terhadap makanan tertentu, alkohol, obat-obatan (misalnya aspirin), racun (misalnya amonia dan merkuri), dan bakteri tertentu.

 

Radang dinding lambung (tanda panah)

Pengobatan radang dinding lambung bergantung pada penyebabnya. Misalnya, radang dinding lambung yang disebabkan racun diobati dengan anticholinergic seperti methantheline bromide. Radang dinding lambung yang disebabkan bakteri diobati dengan antibiotik. Radang dinding lambung dapat dicegah dengan menghindari alkohol, aspirin, dan membiasakan pola makan yang sehat dan seimbang.